sampailah kini masa jumpa
terisi pula hati yang hampa
bongkahan rasa, gumpalan tawa
ke atas jiwa ini menimpa
Arsip untuk ‘cinta’ Kategori
masa jumpa
Agustus 1, 2008
dirundung cinta
Juni 25, 2008
oh aku dirundung cinta
tersenyum cambah sejarah
bermulapun cerita
selaksa barulah kini
aku tercipta
oh aku terkepung rindu
kuncup hati merekah
di hampar taman syahdu
pilu tawa dan sendu
semua berpadu
oh aku menari
di pentas gumpal awan
bersiram cahya mentari
warna warna pelangi
semua berseri
oh cinta oh rindu oh tari
darimu ke mana kulari?
akulah janin sang pecinta
kaulah kulit ari
ombak di palung sepi
Maret 28, 2008
kurajut buih buih pilu
menjadi ombak di palung sepi
di jantung samudera malam
dingin, hening bekukan hiruk sejarah
ombak di palung sepi
ombang ambingkan rasa
ombak di palung sepi
itulah jiwaku
ombak di palung sepi
ciptakan badai “sunyi”
ombak di palung sepi
kenakan “mahkota diam”
ombak di palung sepi
rajutan pilu hati
ombak di palung sepi
bantu aku temukan diri
ombak di palung sepi
merobek tirai raga
hempaskan diri dari “siapa”
dari “aku”, “kamu” [...]
dari sini
Maret 4, 2008
Dari sini
Kudengar nada sendu
Lentik jemari rindu
Memetik dawai helai rambutmu
Dari sini
Kurasa sepoi nafasmu
Menyelinap di sela sela harap
Tuk saling bertemu
Di antara rimba janji
Tuk setia menunggu
Dari sini
Kuraba tembok perpisahan
Kokoh menjulang
Luas terbentang
Antara aku sang pendamba
Dan kau srikandi singgasana duka
Berbaring di altar pilu
Bergaun rajutan sepi
Bermahkotakan angan
Bertabur sejuta bunga kenangan
Dari sini
Memanggilmu
dengan desah kesendirian
dari rongga dada
sesak oleh keterasingan
dari langit langit hati
bertuliskan namamu
…….. [...]
kerling
Februari 23, 2008
kerlingmu ramah memantik hati
percikkan bara dalam jiwa
membakar ruang mengguncang waktu
hidupkan semua yang tlah mati
kelopak matamu layar kehidupan
menggulung sesal masa lalu
hadirkan warna masa kini
merah menantang masa depan
malam cinta
Desember 19, 2007
bernaung temaram kelabu
canda malam bersorak ringai
merekah bunga tawaku
menatap percik purnama
sinarnya baluri jiwa
meski kerling bintang menggoda
perlahan mengepak sayap
meniti setapak pilu
aku terbang di angkasa harap
malampun bergelayut senyap
purnama bisikkan sendu
gelombang rindupun berpadu
melengking dalam diam
bergetar dalam syahdu
malam cinta
taburi lembar jiwa
dengan kata kata
jangan berkedip
Desember 14, 2007
kutemukan jiwaku di antara helai rambutmu
kudapatkan harapan di sela sela jemarimu
kurangkai warna warna pelangi dari lengkung alismu
kurobek tabir ‘aku’ dengan tajam bulu matamu
ku berteduh damai di bawah dagumu
lelap bermimpi di pangkuanmu
kepakkan sayap di angkasa pelukmu
kulihat bulan dan matahari
bersemayam di dadamu
pandangmu adalah siang
kumohon padamu jangan berkedip
matamu jangan berkedip
karna detik kala matamu terpejam
adalah seabad kegelapan
senandung sunyi
Desember 11, 2007
menabur benih asa dalam kemarau hati
menyiram puing jiwa kala merana
tetes air pilu sejukkan kalbu
semangat tumbuh, merekah puspa nurani
tiba sang hening menjarah kisah
hirukkan angkasa hati gelisah
dengan lagu lagu senandung sunyi
memahat rindu di lempeng sejarah
serentak zaman membiru kelabu
menujumu
Desember 6, 2007
Menujumu
Mengepak sayap-sayap rindu
Mengalir sinambung gelombang pilu
Menapak lengkah-langkah syahdu
Untukmu
Tercipta lagu-lagu
Mengalun nada sendu
Teriring rasa menderu
Sambut tarianmu
Gapaimu
Capaimu
Degup jantung bertalu
Rasakan kilau cahyamu
Dengarkan desah nafasmu
Pandangmu
Rebahkan air mata di pundakmu
Adukan gundah kala pisahmu, kala tiadamu
Akhiri jerit erang
Mulakan rajut tawa
Kusulam hari-hari dari senyummu
Pelangikan laju masa dari lengkung alismu
Bungai detik-detik dari kedip matamu
Lebatkan rumpun canda dari indah rambutmu
Dari lentik jemarimu mengalir gerimis rindu
Kayuh [...]
jika
Desember 6, 2007
jika langkahmu hijaukan kemarauku
jika semilirmu buat hijauku menari
jika tarimu marakkan sunyiku
hadirlah…
karena kutak ingin jika
hanya dirimu kuperlu