risalah cinta

Dunia di dalam asmara cinta
Selatan cinta, utara cinta

Langit dan bumi, laut dan darat
Menyatu di dalam negara cinta

Di kota, cinta, di desa, cinta
Di dalam rimba blantara cinta

Di dalam kerang dasar samudera
Terlihat kilau mutiara cinta

Meskipun hening seluruh jagad
Terdengar bisik suara cinta

Cahaya Ilahi ibarat lentera
Di ranting zaitun membara cinta

Bagai sekejap kerling mata
Hanyalah satu perkara cinta

Siapa gerangan cipta perdana
Dialah pijar jawara cinta

Putra sang datuk pembangun kedai
Di tengah gurun sahara cinta

Merekah di dalam gembala kasih
Mewangi di dalam kembara cinta

Di kala bertapa, tiba sang patih
Berkata: “bacalah! Aksara cinta”

Setitik hujan menetes, mengalir
Kemudian sampai ke muara cinta

Dialah cinta, pancaran cinta
Bertindak cinta, bicara cinta

Merangkul insan, merengkuh cipta
Sesama kasih, setara cinta

Layaklah manusia menari, berkidung
Seiring senandung asmara cinta

Berfikir, berlaku, bertutur dan sapa
Melihat, mendengar, secara cinta

Memang tiada dapat dibantah
Betapa beratnya prahara cinta

Seperti Yusuf menepis diri
Terkurung di dalam penjara cinta

Musnahkan dirimu, sebelum kau musnah
Terkubur di balik pusara cinta

Sungguh tiada dapat tercapai
Bahagia tanpa sengsara cinta

Tiada penyembuh segala luka
Selain duka dan lara cinta

Jikalau Ammar berbual serapah
Baginya murka angkara cinta

There are no comments on this post

Leave a Reply