lontar sajakku

Lontar sajakku bukanlah panah

Padamu terarah,

Sayat hatimu kucurkan darah

Mengapa harus marah?

Mengapa terbesit kata benci?

Rajut kataku bukanlah caci

Untuk apa kau geram?

Pada lukaku kau tabur garam?

Sedang aku di sini,

Di lembah asing nan curam,

Bernaung sepi temaram,

Berselimutkan suram,

Sendiri menantinya

There are no comments on this post

Leave a Reply