Menujumu
Mengepak sayap-sayap rindu
Mengalir sinambung gelombang pilu
Menapak lengkah-langkah syahdu
Untukmu
Tercipta lagu-lagu
Mengalun nada sendu
Teriring rasa menderu
Sambut tarianmu
Gapaimu
Capaimu
Degup jantung bertalu
Rasakan kilau cahyamu
Dengarkan desah nafasmu
Pandangmu
Rebahkan air mata di pundakmu
Adukan gundah kala pisahmu, kala tiadamu
Akhiri jerit erang
Mulakan rajut tawa
Kusulam hari-hari dari senyummu
Pelangikan laju masa dari lengkung alismu
Bungai detik-detik dari kedip matamu
Lebatkan rumpun canda dari indah rambutmu
Dari lentik jemarimu mengalir gerimis rindu
Kayuh [...]
Arsip untuk Desember 6th, 2007
menujumu
Desember 6, 2007
jika
Desember 6, 2007
jika langkahmu hijaukan kemarauku
jika semilirmu buat hijauku menari
jika tarimu marakkan sunyiku
hadirlah…
karena kutak ingin jika
hanya dirimu kuperlu
langkah rindu
Desember 6, 2007
Langkah langkah rindu
Langkah langkah jauh darimu
Detik detik pilu
Detik detik dalam pikirmu
Syahdu dalam malam malam sunyi
Di langit langit angan kubernyanyi
Menggema dalam dinding hati
Merasuk dalam sendi sendi
Teriakkan tiadamu dalam nafas nafasku
Larutkan diri dalam timang timang rindu
Merana dalam manisnya racun cinta
Namun terus melangkah di atas laju cita
Tanpamu, kumenyendu
Padamu, kan suamu
ziyarah sang kekasih
Desember 6, 2007
salam untukmu, yang namanya tertulis di angkasa hati
salam untukmu, yang lamunan tentangnya selalu terajut dalam sunyi
salam untukmu, yang sungging senyumnya ceriakan pilu duka
salam untukmu, yang merdu suaranya menimang-nimang jiwa
salam untukmu, yang cembung pipinya payungi gundah rasa
salam untukmu, yang tatap matanya robohkan benteng keangkuhan
salam untukmu, yang air matanya banjiri gaduh canda
salam untukmu, yang lengkung alis dan [...]
bertarung
Desember 6, 2007
berguru pada hari
tentang hidup dan arti
kayuh dan gayuh asa
bertarung dalam neraca rasa
temukan diri yang hilang diri
cobakan berdiri di atas tajam duri
lesatkan lari meski mati suri
teruskan tari meski kejang jemari
jenuh telinga dengar desis sumbang ular
penuh bisa, taring runcing nan kekar
kukata darah tlah beku
kukata bukan, bukan aku
berburu di gurun sunyi
dentang lonceng tlah berbunyi
acuh, ular dan bisa
bertarung demi [...]