sebatang rokok secangkir kopi
merajut kisah jiwa tertepi
terjemahkan garis-garis jari
dalam tarian lengan dan kaki
keping biskuit bagai mentari
sinari raga barakan jiwa
bantuku kepakkan sayap-sayap
dalam senyap
meski angin adalah badai
takkan gontai
jangan landai…
rindukan semilir dari pusara suci
kutunggu, yakin kan datang, dan kunanti
kan kusibak rahsia hati
cengkeramakan kisah hari-hari
tentang gelap malam dan pagi
tentang, sebatang rokok secangkir kopi