terpojok hatiku di sudut pilu
denyut jantungku bertalu talu
berhari hari tanpa dirimu
merindumu selalu selalu
Tulisan ini dikirim pada pada Senin, November 19th, 2007 1:07 pm dan di isikan dibawah cinta. You can feed this entry. Anda dapat merespon, or trackback dari website anda.
Nama (wajib)
E-mail (will not be published) (wajib)
Situs web
Beritahu saya mengenai komentar-komentar selanjutnya melalui surel.