masih

berkobar api masih
terbakar hati masih
disini, merindumu kasih
sendiri, berkalang pedih

sejak pijar pertama
teriring debar gelora
hingga kini semestamu
masihlah mewangi puspitamu
masihlah mengalir desah rindu
masihlah mendesir resah kalbu
masihlah engkau sang ratu
di singgasana negri cintaku

dalam jiwa degab masih
meski jeda tegap masih
di sini, menantimu kasih
sendiri, berkubang perih

There are no comments on this post.

Tinggalkan Balasan